Prihatmo, Hadi, Dina



Sajak Rindu
Wahai wajah yang tak pernah bertemu muka
Engkaukah pilihan hati tuk labuhan terakhir?
Engkaukah sebuah kerinduan itu?
Wahai wajah yang tak pernah bertemu muka
Mendekatlah
agar dapat kudendangkan nyanyian rindu
Wahai wajah yang tak pernah bertemu muka
haruskah kita menjadi bulan dan matahari yang selalu berkejaran tanpa bisa berpelukan
tak pernahkah terbersit keinginan sekedar menjadi bulan dan bintang gemintang yang selalu berdampingan di malam yang pekat
atau seumpama awan putih menggantung yang sanggup memeluk matahari agar sinarnya tak membakar bumi..............
wahai wajah yang tak pernah bertemu muka
sampai kapan kerinduan ini akan kupendam

 2014




Gantung
Kau tak seperti biasanya
Periang dan punya banyak senyum
Kini kau membisu dan membuatku menjadi asing
Bahkan saat kau menolak genggaman tanganku
Aku masih tak lagi memahamimu
Setiap tanyaku hanya kau jawab “ tidak ada”
Sampai akhirnya aku menyerah dan memilih pergi
Kau hanya menatapku sebentar tapi tetap bungkam
hingga kini kita menjadi orang asing
                                                                   Had2014
 



KENIKMATAN
Kau tahu yang dinamakan kenikmatan?!
Kenikmatanku hanyalah saat wajahku dan wajahmu beradu pandang diatas bantal busukmu..
Dibawah pusingan perlahan kipas penuh sawang,,
Didalam bilik sempit berdebu sesak dengan perabotan..Hanya saat ada aku ada kamu... Kamulah nikmat dunia dan akhiratku..

~shah alam, malaysia~ Dina

Tidak ada komentar:

Posting Komentar